Ketika melihat jauh kedepan memandang arus kehidupan “Berbasis Islam” semakin lama semakin terpuruk. Disaat banyak sekolah ternama dan favorit serta semakin canggihnya tehnologi seperti internet, televisi, DVD , dan lain sebagainya. Tanpa disadari telah menyerat anak muda zaman sekarang kedalam tepi jurang kemurtatan dan kemunafikan. Kemudian setelah itu semua ,mereka (kaum muda) mudah sekali mengikuti gaya-gaya orang barat yang sangat melenceng dari ajaran akidah agama terutama Akidah Pendidikan Agama Islam.
Kebanyakan anak muda lebih menyukai Facebook, E-mail, Bloogger, dll dibanding dengan berangkat ke Majlis Ta`lim untuk mengikuti pengajian , mendengarkan ceramah, “ngantuk”, dan menurut mereka materinya tidak menarik dan hanya gitu-gitu aja. Apalagi mengikuti Organisasi-organisasi Palajar Islam atau yang lain pasti anggapan yang ada adalah anggapan bahwa remajanya disana kuper dan tidak ada suatu hal menarik didalamnya.
Selanjutnya TV juga mengalahkan sebuah kewajiban manusia Islam diantaranya Sholat lima waktu fakta dan realita Sholat sering dikesampingkan dan dinomor duakan.Untuk melaksanakan Sholat biasanya menunggu hingga usainya sinetron yang ada dalam layar tersebut. Betapa menyesalnya seseorang jika melewatkan tayangan yang mereka sukai padahal itu adalah rekayasa semata. Dunia ini adalah panggung sandiwara ada yang mengatakan seperti itu apalagi acara TV yang sudah nyata-nyata hanyalah SEBUAH PENIPUAN, KEBOHONGAN ,DAN KECERDIKAN MANUSIA SEMATA.
Padahal hanya butuh tidak lebih dari 10 menit untuk sejenak menghadap Tuhan ALLOH SWT yang telah memberi kan 24 jam per hari yang mampu digunakan untuk menikmati berbagai fasilitas yang telah Alloh sediakan. Kesadarqan terhadap semua yang kita miliki saat ini baik berupa kesehatan,dan lain sebagainya.
Intelegent atau kondasi diri sendiri adalah akhlak dan budi pekerti seorang,sejauh mana ia menyelam di arus indah dan damainya kebenaran islam yang mulia.
Beberapa waktu yang lalu penelitian di pondok kami membuktikan bahwa hidup seorang anak di dalam ponpes tidak menjamin kebaikan dalam budi pekerti anak dan mental anak.banyak sekali anak yang masuk ponpes karena orang tuanya sudah tak kuasa menghadapi tindakan anaknya yang kelewat batas.namun ada juga yang benar-benar berangkat dari rumah dengan niat menuntut ilmu.dari latar belakang kedua anak yang berbeda tersebut dampak perilaku anak di dalam pondok juga sangat bertolak belakang.dampak dari anak A yang berangkat dari rumah karena kenakalannya akan berdampak negative dan akan menjadi JAROSIM (penyakit) di pondok.ia akan mempengaruhi teman-temannya di pondoko untuk membolos dalam pelajaran-pelajaran tertentu,keluar malam pada saat pengajian,berani ngerjain ustadz dan ustadzah dan masih banyak lagi kenakalan-kenakalan anak pondok yang berangkat dari rumah dengan bekal kenakalannyadan ia akan sulit beradaptasi dengan lingkungan pondok.
Perjuangan melawan diri sendiri, amarah, nafsu dan egoisme atau apapun kehendak kita akan lebih sulit disbanding melawan penjaga gawang atau yang lebih parah musuh misalnya.
Namun beda dengan si B yang rajin dan sungguh-sungguh dalam mencari ilmu ia akan mudah mengatasi msegala macam godaan dan tantangan ia jg mudah beradaptasi dengan lingkungan pondok.Ini dia yang membawa dampak positif.
Akhir dari sebuah perjalanan yang berbeda tersebut keluar dari pondok si A bias menjadi tetap saja seperti sebelum ia tinggal di ponpes atau ia menjadi pandai namun kepandaiannya akan dimanfaatkan untuk mengakali orang lain.
Sedangkan si B apa yang dicita-citakannya telah diraih ia mampu mendalami ilmu dipondok dan akan diamalkannya dijalan Alloh SWT.Lepas dari cerita diatas hubungannya dengan perkembangan islam di masa sekarang adalah
- Mudah diombang-ambing dengan arus globalisasi
- Sulit mencetak generasi yang berpendidikan islami
- Nafsu adalah musuh yang harus dilawan pertama kali
- Jangan percaya dengan omongan tanpa dalil al-Qur`an
- Pengertian Al-Qur`an dan sunnah banyak diselewengkan
- Bagaimanakah dengan sebagian besar plitikus dan pengusaha yang hanya mementingkan keduniaan semata?
Banyak sekali system dalam masyarakat yang jauh dari islam namun masyarakat sendiri seolah-olah tidak merasa dan tidak mengerti kesalahan yang melenceng dari Al-Qur`an dan Al-Hadits.Namun yang mereka mudah tau dan mereka akan merasa salah jika menurut tetangga dan adat istiadat salah.
Adat istiadat telah membawa dampak buruk yang mempengaruhi masyarakat saat ini. Betapa tidak kadang untuk tidak menghadiri undangan makan-makan seperti peringatan pernikahan kadang sulit ,padahal dalam melakukan sesuatu tidak boleh berlebih-lebihan. Lalu bagaimana dengan pesta pernikahan yang diselenggarakan 7 hari 7 malam.
Disisi lain betapa sulitnya juga meninggalkan syair-syair lagu, nasyid , atau entah entah itu yang dusebut lagu islami sekalipun apalagi lagu pop,rock,celana mungkin lo ada.Dalam Qur`an atau Hadits lagu dan syair-syair yang dilantunkan itu adalah termasuk kedalam “perkataan yang sia-sia”.
Musik itu haram.Dalam hadits juga sudah dijelaskan. Rasul mengajarkan kita agar bersholawat kepada beliau karena 1X sholawat akan dibalas dengan 7X oleh beliau.Tapi mengapa shalawat kepada Rasul juga dilagukan dijadikan syair yang mendayu-dayu indah. Apakah itu juga akan menjadi amalan-amalan atau mungkin justru menjadi sebuah pelecehan?
Bagaimana dan dimana pemahaman tentang itu semua………………….?
This simulation shows a simple circuit containing one resistor. In addition there is a voltmeter (parallel to the resistor) and an ammeter (in series with the resistor).
You can select the maximum voltage and maximum amperage values tolerated by the meters by using the pull down boxes. If you see the warning "Maximum exceeded!", you have to choose an adequate measuring range. Resistance (R) and voltage (U) can be changed with the four buttons. On the bottom right, the values of voltage (U) and current (I) are indicated.
Lihat Gambarnya Disini
If you go through this simulation and create a ratio of voltage to current you would find that this ratio is a constant value for any given circuit (only as long as temperature remains constant). This is known as Ohm's law.


Sumber :http://www.sciencejoywagon.com/physicszone/otherpub/wfendt/ohmslaw.htm
Untuk lebih jelasnya lihat Disini
Label: Pendidikan
Mentari tak pernah ingkar janji menyinari.
Begitupun dengan pagi yang setia.
Mentari indah hangatkan di sanubari.
Tebarkan pesona keceriaan.
Talikasih tak lupa ku ucap.
Selamat pagi sayang.
Label: puisi
Engkaulah anugrah hidupku yang terindah
Aku bahagia denganmu
Aku hanya untukmu
Sebuah kata I LOVE YOU dari lubuk hati
Hanya itu yang aku punya
Cinta yang tulus untukmu
Senyumlah untukku
Mengertilah wahai dewiku
I MISS YOU..!!!
Label: Umum




